Cara Menghindarkan Laptop Dari Junkware

Sekarang, ada banyak pengguna laptop yang merasa terganggu dengan kehadiran aplikasi yang tidak diundang dan aktivitas yang sangat mengganggu. Karena, perangkat lunak semacam ini akan berjalan di belakang layar dan hal yang pasti akan terjadi adalah konsumsi memori pada laptop akan meningkat secara dramatis.
Karena itu, sangat penting bagi kita untuk selalu waspada dan tahu cara mengatasi keberadaan junkware atau software junk di laptop kita. Satu-satunya cara untuk mengatasi ini adalah dengan menghapusnya.

Sayangnya, tidak semua junkware mudah dihapus. Sebagian besar junkware adalah perangkat lunak yang berisi iklan. Oleh karena itu, bahkan dalam proses penghapusan instalan, junkware biasanya merujuk pada perintah untuk menginstal junkware baru atau membuka halaman web tertentu yang pada akhirnya membuat kita secara tidak sadar mengunduh dan menginstal junkware lainnya.

Untuk itu, agar Anda tidak terjebak dalam lingkaran junkware, lakukan empat cara berikut.

1. Hati-hati saat memasang atau mengunduh
Yang sering menjadi titik masuk bagi junkware adalah proses menginstal perangkat lunak atau ketika Anda mengunduh data dari internet. Salah satu contohnya adalah ketika Anda ingin mengunduh ebook dari situs tertentu, maka Anda akan mendapatkan notifikasi unduhan dengan nama file ebook, hanya ekstensi file yang seharusnya * .pdf sekarang diubah menjadi * .exe.

Saat itulah Anda harus berhati-hati, karena ebook yang Anda unduh tidak mungkin ditambahkan .exe, maka sudah pasti itu dimasukkan junkware. Hal yang sama terjadi ketika Anda menginstal perangkat lunak. Karena junkware adalah perangkat lunak promosi yang dipaksa masuk, junkware biasanya digabungkan dengan perangkat lunak lain.

Dalam proses instalasi, Anda biasanya akan ditawari apakah Anda menginginkan ini dan itu di perangkat lunak, jadi Anda harus menolak tawaran itu dan berhati-hati dalam membaca instruksi instalasi. Metode lain yang sering digunakan oleh penyebar junkware adalah dengan mengatakan bahwa laptop Anda rusak atau kurang sehingga Anda disarankan untuk mengunduh atau menginstal perangkat lunak yang ternyata hanyalah junkware.

Jadi, berhati-hatilah saat memasukkan sesuatu ke dalam sistem di laptop Anda.

2. Gunakan perangkat lunak yang tidak dicentang
Tenang saja, perangkat lunak ini bukan junkware. Bahkan, perangkat lunak ini dapat dianggap sebagai anti-junkware. Fungsi dari perangkat lunak ini adalah untuk memeriksa perangkat lunak yang baru saja diunduh sehingga nantinya, selama proses instalasi, Anda tidak perlu khawatir akan terjebak dalam instalasi junkware.

3. AdwCleaner
Aplikasi ini lebih seperti antivirus atau anti-malware. Ini karena fungsinya untuk memindai laptop Anda dan menghapus berbagai junkware yang telah berhasil dideteksi, terutama jika junkware adalah perangkat lunak yang mengiklankan lagi perangkat lunak lain. Karena itu, AdwCleaner adalah perangkat lunak yang harus Anda miliki sebagai cadangan jika Anda menginstal atau mengunduhnya secara tidak sengaja.

4. Gunakan Antivirus
Mengapa Antivirus? Apakah junkware diklasifikasikan sebagai virus? Ya, beberapa junkware memang diklasifikasikan sebagai virus. Ini karena fungsi junkware itu sendiri tidak dikenali oleh siapa pun.

Kenyataannya, tidak jarang kasus junkware yang fungsinya hanya membuat Anda mengunduh lebih banyak junkware lagi. Namun, karena tidak semua junkware menjengkelkan seperti ini, tidak semua junkware akan terdeteksi oleh Antivirus.